Kita beruntung menjadi orang terasing, yang dikata
orang kita tidak sesuai dengan arus zaman, namun bukan masalah zaman yang
menjadi titik berat kita kawan, tapi ini masalah keyakinana dan keteguhan hati, karena pada hakikatnya
besar serta tinggi rendahnya nilai seseorang diukur dari kuat dan keteguhan
hatinya memegang prinsip hidup yang diyakininya.
Lihatlah dirimu….
Kau Mengagumkan…
Saat kebanyakan orang
pacaran dan bangga dengan statusnya kau sibuk dengan menjaga kehormatan, saat
kebanyakan orang galau kau gapai prestasi gemilau, saat orang bergantung pada
uang dan orang tua, kau hanya bergantung pada Allah yang Maha Kuasa. Saat
kebanyakan orang mengajak kepada kemaksiatan, kaunistiqomah mengajak kepada
kebaikan serta kebenaran. Dan saat kebanyakan orang menikah dengan gengsi kita
menikah dengan visi.
Ya…. Disinilah indahnya
rasa cintamu kepada Sang Pemilik Cintamu, Iman yang menghias dirimu menjadi
peneguh dalam ibadah serta dakwahmu., sungguh, Firman Tuhanmu sungguh nyata
‘’In Tansurullah Yansurukum, Wa Yutsabit Aqdamakum’’ tercermin jelas dalam
dirimu.
Terasing….
Seperti nabi yang
diolok-olok kaumnya
Seperti para pejuang
yang dilecehkan lawannya.
Seperti para innovator yang dipandang sebelah mata
oleh kompetitornya
Tetaplah dalam jalan kebenaran walau kau terasing, karena jalan menuju
syurga lumrahnya sepi dari
pengunjungnya.
Bismillah…. Semoga perjuangan
ini takan sia-sia untuk
kita yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar