Jumat, 30 Desember 2016

Jalan Menuju Allah Adalah Jalan yang Terbaik



 
Apakah kebahagiaan itu? Benarkah kebahagiaan itu terletak pada harta? Ataukah kebahagiaan itu ada pada pangkat dan jabatan? Jawabannya bisa bermacam-macam..
          Namun, marilah kita tengok kebahagiaan seorang wanita berikut ini:
          Arkian, sepasang suami-istri tengah terlibat dalam sebuah pertengkaran. “Aku akan membuatmu sengsara!,” ancam si suami, “Kamu tidak akan pernah bisa melakukan itu!,” jawab si istri dengan tenang. Sontak, suami berkata, “Mengapa tidak?” Si istri menjawab, “Jika kebahagiaan itu terletak pada harta, mungkin engkau bisa mencegahnya dariku. Demikian pula bila kebahagiaan itu ada pada perhiasan, barangkali engkau juga bisa menahannya agar tidak sampai kepadaku. Namun, kebahagiaanku bukanlah tergantung pada apa yang engkau miliki, atau yang di miliki manusia lainnya. Sebab, aku menemukan kebahagiaan itu dalam keimananku yang bersemayam kukuh di dalam hatiku, dan tiada yang berkuasa atas hatiku selain Tuhanku(Allah).”
          Itulah kebahagiaan hakiki: kebahagiaan yang terpancar dari keimanan. Yakni, sebuah kebahagiaan yang hanya bisa di rasakan oleh orang-orang yang di dalam hatinya, jiwanya dan pikirannya mengalir kecintaan kepada Allah. Sumber utama kebahagiaan sejati adalah hanya Dia yang Maha Esa, mohonlah kebahagiaan dari-Nya dengan menjalankan ketaatan terhadap-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar