Kamis, 29 Desember 2016

Bukankah Kesyukuran Itu Hanya Pantas Ditunjukan Kepada Allah dan Bukan Kepada Orang lain




          Bersyukur kepada Allah merupakan salah satu cara terbaik dan termudah untuk meraih kebahagiaan dan ketentraman. Karena, rasa syukurmu kepada Tuhanmu itu bermakna bahwa engkau bisa menikmati dan merasakan betapa besarnya nikmat-Nya yang telah di berikan kepadamu. Salah seorang as-salaf ash-shalih berkata,
            “Jika engkau ingin mengetahui nikmat Allah yang di karuniakan kepadamu, pejamkanlah matamu.” Lalu, hitunglah dan renungkanlah beberapa nikmat Allah yang ada pada dirimu: seperti pendengaran, penglihatan, akal, agama, keturunan, rezki, dan lain-lain.
          Sungguh ironis, tak jarang orang  pada zaman ini yang sering kali memandang remeh berbagai kenikmatan dari Allah yang ada pada dirinya. Padahal, bila ia mau melihat orang-orang lain yang fakir, miskin, menderita suatu penyakit dan cacat misalnya, tentulah ia akan memuji Allah atas kenikmatan-kenikmatan itu.
          Karena itu, sekalipun engkau tinggal di rumah yang beratap jerami, atau di sebuah gubuk bamboo yang reot, tetaplah engkau bersyukur dan memanjatkan puji kepada Allah atas semua nikmat-Nya. Bandingkanlah dirimu dengan mereka yang cacat fisik, cacat akal, pendengaran, memiliki anak-anak yang cacak dan lain-lain. Mereka yang seperti itu, sungguh banyak sekali di dunia ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar