Sabtu, 31 Desember 2016

Sebuah Kata yang Meliputi Waktu dan Tempat





        Musa a.s. berkata, “Wahai Tuhanku, ajarkanlah kepadaku sebuah doa untuk ku gunakan berdoa dan bermunajat kepada-Mu.” Tuhannya berfirman, “Wahai musa, katakanlah, ‘Tiada Tuhan selain Allah.” Musa a.s. berkata, “Setiap orang mengucapkan “Tiada tuhan selain Allah.” Allah berfirman, “Wahai Musa, seandainya langit yang tujuh dan bumi-bumi di letakkan pada satu telapak tangan, dan kalimat ‘Tiada Tuhan selain Allah’ pada telapak tangan yang lain, maka kaliamat ‘Tiada Tuhan selain Allah’ akan lebih berat.”
          “Tiada Tuhan selain Allah.” Kalimat ini memiliki cahaya yang berkilau dan sinar yang terang benderang. Ia bisa membersihkan noda-noda dosa sesuai dengan kadar kekuatan sinarnya. Dan tingkat kekuatan cahaya itu ada pada diri setiap hamba tidak bisa di ketahui kecuali oleh Allah.
          Pada sebagian manusia, cahaya kalimat ini memancar sangat terang di hati mereka bagaikan sinar matahari. Namun, pada sebagian manusia yang lain, cahaya kalimat ini bisa jadi hanya seperti sinar bintang di malam; bagaikan sinar nyala api yang besar; bagai cahaya lentera yang terang; atau hanya seperti sinar lentera yang redup.
          Semakin kuat cahaya kalimat ini, ia akan membakar keraguan dan nafsu sesuai dengan kadar kekutannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar