Jika hanya
menjadi bayang-bayang untuk apa terangkan jalan
Lebih baik
berbalik memberi makan nyamuk-nyamuk yang kelaparan
Pikirku lebih
berguna
Dari
bayang-bayang belaka
Cukuplah kemarin
semua terjadi menimpa jiwa yang sedang sunyi
Berhenti
mengikuti arus deras yang menarik diri
Cukuplah.. Cukup
Jangan kau pilih
aku lagi
Cukuplah.. Cukup
Tak ingin aku
menjadi bayang-bayangmu
Nona Manise
===========
Tanpa rencana
kita bertemu
Bersama di ruang
dan waktu tak tentu
Terkadang dekat,
tersipu malu
Tak jarang jauh,
memendam rindu
Aku tak
mengundangmu hadir di hariku
Kuyakin kamu pun
begitu
Apakah angin
yang menuntun?
Ataukah semua
sudah tersusun?
Oleh-Nya
Atas kuasa-Nya
Harus kau tahu,
aku selalu
memerhatikanmu
Tanpa kau tahu,
aku menyukaimu
===========
Matahari
terbenam tuk lepaskan siang
Malam menghilang
pun demikian bintang
Rumput bergoyang
tuk lepaskan belalang
Romannya
perlahan harus dibuang
Walau pun sayang
Walau pun
inginkan
Walau pun sulit
Walau pun sakit
Seorang pemuda pun
begitu..
Harus
melepaskannya
Harus
merelakannya
Demi kebaikannya
Ia tak ingin
menyiksanya
Gula manisnya
===========
Malam semakin
larut
Berisik suara
perut
Meneriaki nasi
dan lauk
Agar segera
memasuki perut
Walau mengantuk
Meski tahu nanti
'kan gemuk
Gemuk? Hahaha
Aku tak peduli
Tak kupikir lagi
Asal perutku
terisi
Dan nikmat
kudapati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar